Cascara: Teh atau Kopi?

Penulis: Bagoes M Inderaja

Dua minuman yang sangat popular di dunia adalah teh dan kopi. Kamu mungkin rutin menikmati kedua minuman ini di pagi hari sebelum beraktivitas. Tentunya kedua minuman memiliki karakteristik masing-masing. Tapi, tahukah kamu akan teh yang berasal dari kopi?

Cascara, berasal dari bahasa Spanyol yang berarti kulit, merupakan kulit kopi kering yang umumnya dijadikan teh. Pengolahan buah kopi dimulai dari pemisahan kulit basah dan biji kopi. Kulit kopi basah umumnya tidak diolah lebih lanjut untuk menghasilkan produk kreatif dan bernilai. Terkadang, kulit kopi basah hanya dibuang dan dibiarkan menumpuk di perkebunan kopi padahal jumlahnya mampu mencapai 45% dari buah kopi. Salah satu upaya sederhana untuk mengolah kulit kopi tersebut adalah dengan dikeringkan dibawah sinar matahari untuk menghasilkan cascara. Lantas, apa sih manfaat cascara bagi kesehatan?

Cascara memiliki kadar kafein dan antioksidan seperti halnya teh dan kopi. Tentunya, kadar tersebut bergantung pada varietas pohon kopinya. Menurut literatur yang dipublikasikan oleh Bondesson [1], cascara memiliki kadar antioksidan berupa flavanoid sebesar 5 – 500μg/g serta kadar kafein yang dapat setara dengan dark-roasted coffee. Flavanoid merupakan senyawa yang banyak ditemukan pada tumbuhan dan memiliki sifat anti-bakteri dan anti-fungal. Aktivitas antioksidan senyawa flavanoid mampu meredakan reaksi radikal bebas yang dapat menyebabkan kanker. Sementara itu, kafein juga memiliki manfaat seperti meningkatkan fokus jika digunakan pada dosis yang sesuai.

Cascara memiliki karakteristik persilangan di antara teh dan kopi. Walaupun cascara berasal dari pohon kopi, tapi memiliki rasa dan aroma seperti teh. Oleh karena itu, dapat disimpulkan cascara bukanlah tergolong teh dan kopi melainkan minuman ekstrak herbal. Jadi, untuk pecinta kopi dan teh, cascara dapat dijadikan alternatif sebagai minuman kamu di pagi hari sebelum beraktivitas.

Refrensi

[1] Bondesson, A. (2015). A nutritional analysis on the byproduct coffee husk and its potential utilization in food production. Swedish University of Agricultural Science: Bachelor Thesis.

One thought on “Cascara: Teh atau Kopi?

  1. Pingback: Biorefinery: Konsep bagi Bioindustri Berkelanjutan - Biorefinery Society

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *