VISI

“Mewujudkan biorefinery di setiap belahan dunia”

(To create a biorefinery at every corner of the world)

MISI

“Membangun jaringan untuk mengembangkan dan menerapkan teknologi tepat guna yang berbasis pangkalan data dan socio-preneurship

(Building a network to develop and implement appropriate technology derived from database and sociopreneurship)

BIOREFINERY UNTUK MENJAWAB MASALAH DUNIA

Biorefinery Society menerapkan konsep biorefinery di setiap kegiatan yang dilakukan. Biorefinery melibatkan berbagai proses produksi sehingga menghasilkan berbagai produk berbasis hayati dari sumber biomassa yang berbeda. Empat prinsip yang dibawa dalam konsep biorefinery adalah :

  1. Optimasi penggunaan bahan baku,
  2. Minimalisasi limbah,
  3. Maksimalisasi keuntungan dan pendapatan,
  4. Pengembangan yang berkelanjutan

BIOENGINEERING > BIOREFINERY > BIOINDUSTRY

Bioengineering adalah interdisiplin ilmu yang mengaplikasikan Ilmu Kehayatan (Bio-science) dalam prinsip-prinsip Teknik (Engineering) sehingga dapat meningkatkan efisiensi fungsi serta manfaat biosistem untuk bioindustri.

Bioengineering dapat diaplikasikan dalam perekayasaan sistem produksi untuk pengembangan industri bio-produk menggunakan konsep Biorefinery sehingga menjadi suatu Bioindustry  yang berkelanjutan dan dapat bermanfaat bagi masyarakat banyak.